spacer
spacer
 
Homeschooling Approach
Model Homeschooling
Written by Administrator   
Monday, 18 September 2006

Pada dasarnya homeschooling bersifat unique. Karena setiap keluarga mempunyai nilai dan latar belakang berbeda, setiap keluarga akan melahirkan pilihan-pilihan model homeschooling yang unique.

Pendekatan homeschooling memiliki rentang yang lebar antara yang sangat tidak terstruktur (unschooling) hingga yang sangat terstruktur seperti belajar di sekolah (school at-home).

a. School at-home
b. Unit studies
c. Charlotte Mason atau The Living Book Approach
d. Classical, Waldorf, Montessori, dan Eclectic.
e. Unschooling atau Natural Learning

School at-home approach adalah model pendidikan yang serupa dengan yang diselenggarakan di sekolah. Hanya saja, tempatnya tidak di sekolah, tetapi di rumah. Metode ini juga sering disebut textbook approach, traditional approach, atau school approach.

Unit studies approach adalah model pendidikan yang berbasis pada tema (unit study). Pendakatan ini banyak dipakai oleh orang tua homeschooling. Dalam pendekatan ini, siswa tidak belajar satu mata pelajaran tertentu (matematika, bahasa, dsb), tetapi mempelajari banyak mata pelajaran sekaligus melalui sebuah tema yang dipelajari. Metode ini berkembang atas pemikiran bahwa proses belajar seharusnya terintegrasi (integrated), bukan terpecah-pecah (segmented).

The Living Books approach adalah model pendidikan melalui pengalaman dunia nyata. Metode ini dikembangkan oleh Charlotte Mason. Pendekatannya dengan mengajarkan kebiasaan baik (good habit), keterampilan dasar (membaca, menulis, matematika), serta mengekspose anak dengan pengalaman nyata, seperti berjalan-jalan, mengunjungi museum, berbelanja ke pasar, mencari informasi di perpustakaan, menghadiri pameran, dan sebagainya.

The Classical approach adalah model pendidikan yang dikembangkan sejak abad pertengahan. Pendekatan ini menggunakan kurikulum yang distrukturkan berdasarkan tiga tahap perkembangan anak yang disebut Trivium. Penekanan metode ini adalah kemampuan ekspresi verbal dan tertulis. Pendekatannya berbasis teks/literatur (bukan gambar/image).

The Waldorf approach adalah model pendidikan yang dikembangkan oleh Rudolph Steiner, banyak ditetapkan di sekolah-sekolah alternatif Waldorf di Amerika. Karena Steiner berusaha menciptakan setting sekolah yang mirip keadaan rumah, metodenya mudah diadaptasi untuk homeschool.

The Montessori approach adalah model pendidikan yang dikembangkan oleh Dr. Maria Montessori. Pendekatan ini mendorong penyiapan lingkungan pendukung yang nyata dan alami, mengamati proses interaksi anak-anak di lingkungan, serta terus menumbuhkan lingkungan sehingga anak-anak dapat mengembangkan potensinya, baik secara fisik, mental, maupun spiritual.

The Eclectic approach memberikan kesempatan pada keluarga untuk mendesain sendiri program homeschooling yang sesuai, dengan memilih atau menggabungkan dari sistem yang ada.

Unschooling approach berangkat dari keyakinan bahwa anak-anak memiliki keinginan natural untuk belajar dan jika keinginan itu difasilitasi dan dikenalkan dengan pengalaman di dunia nyata, maka mereka akan belajar lebih banyak daripada melalui metode lainnya. Unschooling tidak berangkat dari textbook, tetapi dari minat anak yang difasilitasi. 

(Referensi: "The Complete Idiot's Guide to Homeschooling", Marsha Ransom, 2001)

 


Add as favourites (32) | Quote this article on your site

Comments (6)
RSS comments
Written by anita erliza putri
Written by Agus Setiawan
3. 19-05-2008 15:21
wooooow, this is amazing site. tengkyu buat infonya, mesq anakku br 1.5 th tp sy sdh rencanakan bwt homeschooling aj cz i'm a teacher and learn at school is so terrible. thx 4 da info
Written by bundadaffa
4. 28-05-2008 21:44
Saya tertarik dengan home schooling, Putri saya ada gejala ADHD jadi kurang konsentrasi dan kemampuan komunikasinya kurang baik. Sekolahnya mengharuskan ditemani oleh seorang pengasuh agar putri saya bisa duduk diam. tlg kasih saran ke This email address is being protected from spam bots, you need Javascript enabled to view it Tks
Written by Rusli
5. 06-08-2008 10:30
info home scholing
Anak saya penderita autis tidak dapat duduk disekolah reguler, bagaimana caranya supaya anak saya bisa terdaftar dan mengikuti home scholing, tolong infonya ke email saya This email address is being protected from spam bots, you need Javascript enabled to view it Thanks
Written by Asmiati
6. 06-08-2008 10:42
info home scholing
HS bukan lembaga (seperti sekolah/kursus), tetapi adalah pendidikan yang diselenggarakan oleh keluarga; mulai tujuan, materi, hingga prosesnya. Tentu saja bisa menggunakan alat bantu apa saja yang ada. Jadi, tidak perlu mendaftar ke mana-mana. 
 
Silakan dipelajari \"homeschooling for Special needs children\". Banyak materinya di Internet, bisa dicari dengan Google...
Written by Aar

Write Comment
  • Please keep the topic of messages relevant to the subject of the article.
  • Personal verbal attacks will be deleted.
  • Please don't use comments to plug your web site. Such material will be removed.
  • Just ensure to *Refresh* your browser for a new security code to be displayed prior to clicking on the 'Send' button.
  • Keep in mind that the above process only applies if you simply entered the wrong security code.
Name:
Homepage
Title:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Comment:


Code:* Code

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved


 
< Prev   Next >