spacer
spacer
 
Filosofi Pendidikan
Model Homeschooling
Written by Administrator   
Monday, 18 September 2006

I'm not talking a big thing. Tema ini hanya sekedar memberikan ulasan bahwa cara kita memandang anak dan pendidikan anak akan sangat mempengaruhi cara kita menyelenggarakan homeschooling.  

Secara sederhana, filosofi pendidikan adalah kumpulan keyakinan kita -orang tua- tentang bagaimana anak-anak belajar. Keyakinan ini mungkin berasal dari pengalaman pribadi kita, pengamatan, atau merupakan hasil bacaan dan riset pribadi kita.

Filosofi itu biasanya berisi: apa yang kita anggap penting untuk dimiliki anak-anak kita, baik yang bersifat kognitif (pengetahuan), afektif (sikap hidup), maupun psikomotorik (keterampilan). Kita juga perlu terbiasa mengenali apa yang menurut kita paling penting, penting dan kurang penting bagi anak-anak kita agar berhasil dalam kehidupannya, baik mengenai nilai (value), sikap (attitude), maupun keterampilan (skill). Definisi keberhasilan anak pun sangat ditentukan oleh cara kita memandang keberhasilan.

Filosofi ini perlu kita bawa ke alam sadar kita sebagai orang tua karena semua itu mempengaruhi pilihan-pilihan kita dalam memilih model homeschooling buat anak-anak kita.

Tapi, filosofi bukanlah sebuah hal yang statis. Pada umumnya, filosofi pendidikan yang kita percayai akan tumbuh dan berkembang sesuai pertumbuhan anak-anak kita. Seiring dengan proses homeschooling dan pendidikan anak-anak yang berjalan, kita akan selalu mereview nilai-nilai dan filosofi pendidikan yang kita yakini. Ada kalanya, filosofi pendidikan kita dipertajam oleh pengalaman di lapangan. Tetapi, tidak jarang kita harus merevisi filosofi pendidikan yang kita anut karena tak sesuai dengan keadaan di lapangan yang dihadapi oleh anak-anak kita.

Proses pendidikan anak adalah sebuah pengalaman yang menarik bagi seluruh anggota keluarga. Di dalam proses homeschooling, kita dapat terus belajar, membuka diri, dan maju bersama perkembangan anak-anak.

Dengan segala dinamika yang terjadi pada anak-anak dan proses yang dialami bersama selama homeschooling, mungkin sikap bijaksana kita sebagai orang tua adalah mencari keseimbangan antara keteguhan keyakinan (determination) dan keterbukaan (open mindedness) di dalam menjalankan homeschooling bagi anak-anak kita.


Add as favourites (44) | Quote this article on your site

Be first to comment this article
RSS comments

Write Comment
  • Please keep the topic of messages relevant to the subject of the article.
  • Personal verbal attacks will be deleted.
  • Please don't use comments to plug your web site. Such material will be removed.
  • Just ensure to *Refresh* your browser for a new security code to be displayed prior to clicking on the 'Send' button.
  • Keep in mind that the above process only applies if you simply entered the wrong security code.
Name:
Homepage
Title:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Comment:


Code:* Code

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6
AkoComment © Copyright 2004 by Arthur Konze - www.mamboportal.com
All right reserved


 
< Prev