
| Game bapak dan game Ibu |
| Cerita Bapak Aar | ||||||
| Written by Aar | ||||||
| Thursday, 05 March 2009 | ||||||
Di Facebook ibu Lala, Yudhis suka main game. Dari proses yang
dilakukannya, kemudian dia mengenali ada game-game yang dimainkannya
bersama ibu Lala dan ada game-game yang dimainkannya denganku, juga ada
game pilihannya sendiri. "Kalau main Metropolis dan My City, aku mainnya sama Bapak," kata Yudhis. "Kalau sama Ibu, aku mainnya My Farm. Kalau Mafia War itu pilihanku sendiri."Begitulah. Kami memang terlibat dengan anak-anak untuk main game dan memanfaatkannya untuk proses belajar. Kami memilih game2 simulasi dan mengajari Yudhis untuk memilih serta menikmati game simulasi. Dari game Metropolis, Yudhis bertindak sebagai walikota dan membangun kota dari scratch. Semakin lama semakin kompleks. Dalam proses main game ini, kami sering berdiskusi mengenai apa yang akan dilakukan. Apa yang dibeli, apa yang dibangun, dan belajar menikmati setiap konsekuensi dari keputusan-keputusan yang dibuat. Selain belajar mengambil keputusan dan mengenali konsekuensi setiap keputusan, Yudhis juga menikmati perkembangan kotanya, dengan berbagai permasalahannya, termasuk usahanya untuk bisa membangun landmark yang saat ini mulai dibangunnya. Sekarang, Yudhis sudah mempunyai beberapa landmark di kotanya di Metropolis, yang diberi nama "Bipoma". Landmarks Yudhis antara lain: Castel Sant' Angelo, Summer Palace, Londong Eyes, Westminster Abbey, Sidney Opera House, dan CN Tower. Add as favourites (82) | Quote this article on your site
1. 25-05-2009 00:19
This email address is being protected from spam bots, you need Javascript enabled to view it
bu mau dong sy dowdload game kota Write Comment
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||
| < Prev | Next > |
|---|